Senin, 08 September 2008 aku sangat berbahagia, si buah hati yang aku nanti-nantikan akhirnya datang juga. Padahal rencananya akan di operasi caecar pada hari Selasa 09 September 2008 (bersamaan dengan ulang tahun pernikahan kami yang ke 7, karena dokter sudah memberi lampu kuning untuk persalinan normal, namun Alloh swt telah mengabulkan do’a kami agar dapat melakukan persalinan secara normal.

Alhasil dini hari tanggal 8 September 2008 tepatnya sekitar pukul 00:00 istriku merasakan adanya kontraksi yang berlangsung 15 menit sekali, kontan saja istriku membangunkanku pada pukul 01:05 wib dan langsung bersiap meluncur ke Rumah Sakit Bersalin Asih di Jl Panglima Polim (Blok M). Sesampainya di RSB Asih kontraksi makin sering sekitar 5 menit sekali, Suster menyatakan bahwa sudah ada pembukaan 3 dan diperkirakan akan lahir pada pagi hari menjelang siang

Namun demikian perkiraan suster melesat, sekitar pukul 03:30 istriku sudah mengeluarkan darah sehingga saat itu juga langsung di bawa ke ruang persalinan. Tidak lama kemudian dokter yang menganinya yaitu dr. H. Sudarmadi datang untuk membantu persalinan. Tepat pukul 4:25 wib istriku mulai mengeluarkan tenaga (”ngeden”), setelah 30 menit ternyata bayi-nya belum keluar juga. Akhirnya dokter meminta izin pada kami untuk menggunakan alat (vakum)

Sebelum di dilakukan vakum dokter mengeluarkan jarum suntik dengan cairan yang cukup banyak, melihat hal itu ternyata aku tidak kuat juga menahan mules dan akhirnya harus keluar ruangan dan……. he…he…. muntah dech….. Tidak lama kemudian, tepatnya pada pukul 05:06 wib bayiku yang aku nantikan terlahir ke dunia ini dengan berat badan 2,7 kg dan panjang 46 cm sedikit lebih kecil dibanding kakaknya Fira (Az-zahra Dyah Zhafira Malik) yang punya berat 2,9 kg dan panjang 48 cm.

Bayi mungil ini akan kami namakan Azfa Aulia Sulthan Malik dengan harapan menjadi ”Seorang pemimpin utama yang tangkas”. Semoga harapan kami di kabulkan oleh Alloh swt. Amiin

Kepada Istriku Ira Isdiyanti, terima kasih engkau telah memenuhi permintaanku untuk menjalani kehamilan kedua. Semoga apa yang engkau lakukan di dunia ini di catat Alloh swt sebagai amal ibadah, dan semoga Alloh swt selalu memberikan kesehatan untukmu, bayimu dan untuk kita semuanya, Amiin ya robbal alaamin.

Leave a Comment on Lahirnya Azfa Malik (anak kedua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *